Nama Domain dapat diartikan sebagai nama unik dari sebuah server baik Web Server atau Mail Server dalam sebuah jaringan komputer atau internet. Dengan adanya nama domain akan mempermudah pengguna internet dalam mengakses sebuah server atau mengingat nama sebuah server, tanpa harus menghapal IP Address (deretan angka biner antara 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet) dari server tersebut.

Dalam tulisan kali ini tim support DuniaHosting.com akan membahas tentang dari siklus hidup dari sebuah nama domain, tentunya hal ini sangat penting bagi anda pemilik nama domain karena kepemilikan atas nama domain tidaklah bersifat selamanya namun memiliki jangka waktu tertentu.

Sebuah nama domain dapat di register kan hanya dalam jangka waktu tertentu dengan waktu minimal masa register domain adalah 1 tahun dan waktu maksimal untuk masa register sampai 10 tahun. Setelah masa waktu domain di register akan habis domain akan masuk ke dalam masa expired dan akan kembali status nya menjadi tersedia bagi publik (available) jika tidak melakukan pembayaran/perpanjangan atas register nama domain.

Namun sebelum domain tersebut tersedia bagi publik (Avalaible) ada beberapa masa waktu yang dilalui yang disebutkan sebagai Siklus Hidup Domain (Life Cycle of a Typical gTLD Domain Name) siklus hidup dari sebuah domain dapat diperlihatkan gambar berikut :

life-cycle-domain

Tidak hanya bagi seorang webmaster, pemilik domain juga sangat perlu mengetahui dari periode-periode setelah sebuah domain tersebut expired (habis masa register), berikut ini merupakan keterangan dari periode-periode pada siklud hidup domain (Life Cycle of a Typical gTLD Domain Name) :

1. Registered

Masa Registered yaitu masa dimana sebuah domain telah teregistrasi (sudah dimiliki)  untuk masa waktu register sebuah domain minimum adalah 1 tahun dan maksimum adalah 10 tahun dan setelah masa register telah habis (Expired) si pemilik domain dapat melakukan registrasi kembali untuk kepemilikan atas domain tersebut.

2. Auto Renew / Grace Periode

Merupakan masa/periode dimana setelah domain expired secara otomatis akan di renew (diregister kembali) dengan syarat saat melakukan order domain memilih opsi Auto Renew. Tapi bagaimana jika saat melakukan order anda tidak memilih opsi Auto-Renew ? Kemudian jika lupa melakukan Renew terhadap domain yang di miliki ? Maka domain yang di miliki memasuki periode yang disebut sebagai Grace Periode.

Banyak orang/pemilik domain beranggapan saat domain memasuki Grace Periode maka domain tersebut tidak dapat di register kembali atau dapat di registrasi oleh pihak lain. Ini adalah anggapan yang salah karena pada Grace Periode yang berlangsung selama 0 hari – 45 hari setelah domain tersebut EXPIRED, si pemilik domain masih berhak untuk melakukan registrasi ulang atas kepemilikan domain tersebut dan tidak perlu takut karena pada periode ini pihak lain belum dapat melakukan registrasi /mengambil alih kepemilikan dari domain tersebut.

Pada masa Grace Periode ini biaya untuk melakukan registrasi kembali atas domain masih dalam biaya normal seperti saat melakukan order pertama kali atau tidak mendapatkan biaya tambahan.

3. Redemption Grace Periode

Apabila tidak melakukan Renew (register kembali) atas domain dalam waktu 45 hari setelah expired, maka domain yang di miliki akan memasuki Redemption Grace Periode, periode ini berlangsung selama 30 hari kedepan setelah masa Auto Renew/Grace Periode berakhir dalam hal ini pihak registrar berhak untuk melakukan lelang atas domain tersebut.

Dalam masa inipun sebenarnya anda masih dapat melakukan renew atas domain, akan tetapi untuk melakukan renew pada masa Redemption Grace Periode biasanya akan dikenakan biaya charge/fee untuk melakukannya dapat menghubungi beberapa registrar untuk melakukan renew atas domain atau silahkan menghubungi pihak (Provider) dimana melakukan order atas domain tersebut.

Besarnya biaya charge/fee yang diperlukan untuk menebus domain berbeda-beda tergantung pihak registrar dimana domain diregister oleh Provider.

Pihak registrar domain akan melakukan lelang atas domain yang memasuki periode ini jika memang tidak ada klaim dari pemilik domain tersebut. Beberapa orang biasanya akan tertarik untuk membelinya karena berbagai macam faktor salah satunya karena nama domain yang SEO friendly.

4. Pending Delete

Pada tahap ini tidak ada kemungkinan untuk melakukan pembaruan (renew). Pihak registrar akan mengirimkan perintah kepada pihak registry untuk melakukan penghapusan domain. Tapi jika ingin memilikinya kembali masih bisa untuk mencoba dan melakukan rikues order, di mana pihak registrar nantinya akan mencoba untuk mendaftarkannya kembali atas nama sendiri ketika sudah masuk masa available, namun tidak ada jaminan bahwa anda benar-benar bisa memilikinya kembali.

5. Released/Avalaible

Pada masa ini domain sudah tersedia untuk publik dan bisa dibeli oleh siapapun. Jika menginginkannya kembali, harus aktif mengawasi dan registrasikan kembali secepatnya saat statusnya sudah available.

Untuk melakukan order domain melalui duniahosting.com , dapat merujuk ke halaman website kami berikut : http://www.idbilling.com/domainchecker.php